Sijago Merah Ngamuk di Desa Mela I, 5 Rumah Warga Ludes

oleh

Tapteng-Jurnalpolri.com

Sijago merah ngamuk lagi di Desa Mela I, Kecamatan Tapian Nauli, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), sebanyak Lima rumah warga ludes di terjangnya, kejadian tersebut sekitar pukul 15.30 Wib, pada hari Minggu (9/5/2021).

Kapolsek Kolang AKP M Tahir Lubis S.H, kepada Jurnalpolri.com, mengatakan bahwa setelah mendapatkan informasi dari warga dari Desa Mela I, personil Polsek Kolang bersama Forkopimka Kecamatan Tapian Nauli langsung terjun kelokasi kejadian.

“Saat itu kami turun ke lokasi kejadian tersebut, tindakan yang pertama dilakukan adalah menghubungi pihak Damkar Pemkab Tapteng dan Damkar Pemko Sibolga, agar segera memadamkan api yang saat itu sudah mulai membesar.”sebut Tahir.

Menurut informasi, api berasal dari dapur rumah salah seorang warga yang saat itu sedang kosong pemilik rumah tidak ada ditempat.

“Sesuai informasi yang di dapatkan dari lokasi kejadian kebakaran, bahwa api berasal dari dapur salah seorang warga yaitu Pemilu Nainggolan. Ketika saksi mata melihat kemudian berteriak “api,,,,,api” sesaat kemudian masyarakat setempat memberikan pertolongan untuk memadamkan api tersebut.”cetusnya.

Katanya lagi, ada sebanyak Lima rumah yang ludes rata ketanah di lalap oleh api, dan warga yang tinggal di lokasi itu adalah pengontrak dan ada juga pemilik rumah yang terbakar merupakan ASN Pemkab Tapteng.

“Mereka bukan pemilik rumah, pasangan suami istri itu sebagai pengontrak di lokasi kejadian kebaran tersebut, adapaun identitas mereka antara lain, Pemilu Nainggolan , (39) tahun pekerjaannya pedagang , istrinya Murni Zebua, Marihot Simamora , (37) pekerjaan nelayan , istrinya Romian Hutagalung , Ayu Afrida Daeng Malewa , (27), Rijan Tanjung , (46) pekerjaan nelayan, istrinya Ayu, Irmaya Siregar (27) pekerjaan ibu rumah tangga suaminya Roi Halawa dan salah seorang pemilik rumah yang mana ASN Pemkab Tapteng, Banuara Naenggolan(52).”pungkas Tahir.

Dari data awal, korban kerugian akibat kejadian tersebut, Kapolsek Kolang, memperkirakan sebanyak Dua Ratus Juta Rupiah.

“Untuk data awal diperkirakan korban material akibat kejadian kebakaran tersebut sebanyak Dua Ratus Juta Rupiah, akan tetapi hal itu belum tentu sepenuhnya hanya data perkiraan saja, nantinya pihak yang terkait tentang hal itu akan kembali survey langsung ke lokasi kejadian.”ucap Tahir,(SH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *