Condrat Sinaga, Resmi Dilaporkan Ke Polres Sibolga Oleh DPC HIMNI Kota Sibolga

oleh

JURNALPOLRI.COM | SIBOLGA (22/10) – Pengurus Himpunan Masyarakat Nias Indonesia (HIMNI) Kota Sibolga, secara resmi melaporkan Condrat Sinaga di Polres Sibolga, Kota Sibolga, Sumatera Utara, Jum’at (22/10/2021).

Laporan Pengaduan disampaikan oleh Sozanolo Telaumbanua selaku ketua HIMNI Kota Sibolga dan wakil Sekretaris Petrus Gulo, S.Pd, mewakili seluruh lapisan masyarakat Kota Sibolga, melalui laporan pengaduan masyarakat (Dumas), Jum’at (22/10/2021).

Usai menyampaikan Dumas ke Polres Sibolga, Ketua HIMNI Kota Sibolga Sozanolo Telaumbanua yang  didampingi sejumlah Pengurus HIMNI Kota Sibolga, yaitu wakil sekretaris Petrus Gulo, S.Pd, dari unsur Penasehat Pdt. Honogòdòdò Ge’e STh, Mareti Larosa, Pdt. Forman Setiawan Lombu, STh, dari unsur Pengurus Wkl. Ketua Wa’ò Telaumbanua, Matatias Zendratò, Warisuni Warasi.

Kemudian Koordinator Bidang (Korbid) Olahraga Firman Zebua, Korbid Pendidikan Wa’òsòkhi Halawa, Korbid Kesehatan Masyarakat Ofònai’ò Gulò, Korbid Organisasi Sorakhmat Telaumbanua. Selanjutnya Ketua PAC Sibolga Utara Tòròziduhu Zebua, Ketua PAC Sibolga Sambas Juniaro Gulò dan anggota, menggelar Konferensi Pers dihalaman Mapolres Kota Sibolga

Dalam Konferensi Pers tersebut Sozanolo mengatakan, hari ini secara resmi HIMNI Kota Sibolga telah melaporkan Condrat Sinaga ke Polres Sibolga, terkait pernyataannya disalah satu Video yang diupload melalui akun Facebook bernama Condrat Sinaga.

“Cuplikan Video tersebut, diduga secara sadar dan meyakinkan menyampaikan ujaran kebencian untuk penghinaan terhadap Suku Nias, yang menyebabkan seluruh warga masyarakat Nias bereaksi karena merasa terzolimi,”ujarnya.

Sozanolo mengungkapkan, Condrat Sinaga selain menghina budaya Suku Nias tentang tari perang yang rentan dipengaruhi Iblis, pernyataannya didalam Video tersebut jelas – jelas diduga juga wanita diluar suku Nias yang telah menjadi menantu di keluarga suku Nias ikut direndahkan.

“Tuduhan Itu sangat keji karena pada prinsipnya masyarakat Nias adalah masyarakat yang beragama dan tidak percaya pada iblis,  Kami Suku Nias memiliki adat istiadat serta budaya yang sangat kental serta selalu menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila Agama dan Budaya yang ada di NKRI,”jelasnya.

Senada dengan itu, Penasehat DPC HIMNI Kota Sibolga Pendeta Honogödödö Ge’e, S.Th menambahkan bahwa masyarakat Nias secara umum di seluruh Indonesia dan secara khusus di kota Sibolga,  menyatakan sangat sangat keberatan atas pernyataan saudara Condrat Sinaga yang benar-benar diduga menghina masyarakat suku Nias dan terlebih lebih wanita wanita Di Nias atau yang menjadi menantu di Nias.

“Apa yang saudara katakan benar benar tidak terbukti dan sangat tidak benar. Oleh karena itu kami menyatakan mulutmu harimaumu. Kami meminta kepada penegak hukum, agar laporan pengaduan kami, segera ditindak lanjuti sehingga tidak menimbulkan unsur sara antara kami masyarakat Nias dengan Suku lain yang tidak mengerti tentang adat kami yaitu adat Nias,” katanya.

Mareti Larosa selaku penasehat DPC HIMNI kota Sibolga menimpali, meminta kepada semua pihak untuk lebih bijak menggunakan Media sosial. Sehingga hal yang sama tidak terulang kembali dan tidak perlu menanggapi Kasus ini secara berlebihan.

“Ujaran kebencian ini dilakukan oleh orang secara pribadi, tidak ada hubungannya dengannya Suku Lain. Hal yang wajar bila kita Suku Nias marah dan emosi mendengar penghinaan seperti ini. Maka dengan itu, saya menghimbau kepada kita semua khususnya masyarakat Nias dimanapun berada, hendaknya lebih berhati-hati memberikan komentar dalam meluapkan amarahnya melalui media sosial serta hindari masalah ini jangan berubah menjadi isu SARA. Tetap tenang menahan emosi, menahan amarah, mari kita percayakan kepada aparat penegak hukum untuk memprosesnya sesuai dengan ketentuan yang ada ” pungkasnya, mengakhiri. (Sorake)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.