Sat Reskrim Polres Lembata Gelar Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Dengan 31 Adegan

oleh

Lembata, Jurnal Polri.com – Satuan Reserse Kriminal Polres Lembata, Polda Nusa Tenggara Timur, menggelar rekonstruksi atau reka ulang kasus pembunuhan terhadap Korban Hamdan Hatete yang dilakukan oleh Pelaku Bernardus Ola.

Rekonstruksi ini digelar pada Senin (6/12/2021) sekitar pukul 10.00 WITA yang berada di dua Tempat Kejadian Perkara yaitu ; TKP pertama di rumah Saksi Kamelia Amuntoda tepatnya di lingkungan Komak kelurahan Lewoleba tengah, Kabupaten Lembata, dimana Tempat Kejadian Perkara ini pelaku Bernardus Ola memotong leher korban sampai putus.

sementara TKP kedua di rumah tersangka dan korban tepatnya dilingkungan Wangatoa atas kelurahan Selandoro Kecamatan Nubatukan, Kabupaten Lembata, dimana Tempat Kejadian Perkara ini pelaku berhasil membakar kepala korban Hamdan Hatete di rumah kediamannya.

Kegiatan Rekonstruksi berlangsung, tampaknya, Dilakukan pengawalan ketat oleh personil Polres Lembata , turut hadir dalam kegiatan tersebut, Wakapolres Lembata, Kompol Johanis Christian Tanauw bersama Para Kabag dan kasat Polres Lembata serta Tim Kejaksaan Negeri Lembata.

Pantauan langsung Jurnal Polri.
adapun adegan yang diperlihatkan Sebanyak 31 adegan di antaranya ; adegan saat tersangka menghampiri korban Hamdan Hatete dari arah samping kanan dengan memegang sebilah parang di tangan kanan langsung memotong korban Hamdan Hatete sebanyak 1 kali dengan mengena pada bahu sebelah kiri.
dilanjutkan pelaku Bernardus Ola setelah menebas kepala sebanyak 1 kali, Korban Hamdan Hatete membanting sepeda motor di atas tanah.

Setelah korban Hamdan Hatete membanting motor kemudian Korban Hamdan Hatete berdiri dan berlari namun dikejar oleh Pelaku Bernardus Ola mengelilingi rumah milik Saksi Kamelia Amuntoda sambil memegang sebilah parang. Pada saat itu Korban Hamdan Hatete terjatuh dengan posisi terlentang disamping kanan rumah milik Saksi Kamelia Amuntoda, pelaku Bernardus Ola pun langsung memotong korban Hamdan Hatete secara berulang ulang kali dengan mengenakan pada pergelangan tangan kanan, dan punggung tangan kiri atas serta dibagian dahi sebelah kiri.

Setelah itu korban Hamdan Hatete berdiri dan berlari ke arah jalan raya dan dikejar oleh pelaku Bernardus Ola, Korban Hamdan Hatete terjatuh lagi dengan posisi terlentang di pipa air samping kanan rumah milik Saksi Kamelia Amuntoda, pelaku Bernardus Ola langsung melangkah aksinya dengan memotong korban Hamdan Hatete secara berulang kali dan mengena di pergelangan tangan kanan, lutut sebelah kiri, pipi kiri,dahi sebelah kiri, pinggang kiri.

Selanjutnya, Korban Hamdan Hatete berdiri dan berlari dan dikejar oleh pelaku Bernardus Ola sampai di teras rumah milik Saksi Kamelia Amuntoda, Korban Hamdan Hatete menoleh ke belakang, kemungkinan pelaku Bernardus Ola memotong korban Hamdan Hatete di mata bagian kiri, ketika Korban Hamdan Hatete berbalik badan ke belakang, pelaku Bernardus Ola memotong korban Hamdan Hatete di bagian bahu sebelah kiri sebanyak 2 kali.

Akhirnya, Korban Hamdan Hatete berlari keluar dari teras rumah milik Saksi Kamelia Amuntoda
dan dikejar oleh pelaku Bernardus Ola, korban Hamdan Hatete terjatuh dengan posisi terlentang, sehingga pelaku Bernardus Ola langsung memotong leher korban sampai putus.

Kesempatan itu, Kasat Reskrim Polres Lembata, IPTU Yohanis Mau Blegur SH, mengatakan, Rekontruksi dilakukan sebanyak 31 adegan bagaimana aksi sang pelaku Bernardus Ola menghabisi nyawa korban Hamdan Hatete, dan dalam proses adegan rekonstruksi berlangsung ini tidak ada fakta baru dari seluruh adegan yang diperagakan, dimana sesuai dengan penyelidikan kita selama ini,” terang Kasat Reskrim IPTU Yohanis Mau Blegur SH, kepada awak media yang dihadiri Wakapolres Lembata, Kompol Johanis Christian Tanauw bersama Para Kabag dan kasat Polres Lembata. Senin (6/12/2021).

Jurnalis ; Ahmad Mas /Kaperwil NTT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.