Kampanye Budaya Desa Wisata di Jawa Barat, Acara Tahunan STT Telkom

oleh

Jurnalpolri.com, BANDUNG – Acara Tahunan yang di selenggarakan STT Telkom berupa kampanye Budaya Desa Wisata di Jawa Barat. Yang menjadi konsentrasi Marketing Communications, Prodi ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Komunikasi dan Bisnis, Telkom University. Di realisasikan dalan kegiatan URBAN VILLAGE di area Telkom University jalan Telekomunikasi Bandung. Sabtu, (7/1/2023).

Beberapa stand menampilkan keunikan dan keberagaman budaya serta hasil kreasi daerah yang bahan bakunya mudah di jangkau. Serta di kembangkan menjadi gaya budaya yang erat kaitannya dengan tradisi daerah yang ada di Jawa Barat. Beragam alat kesenian hingga produk pajangan hiasan hingga makanan. Yang juga di hasilkan dari khas daerah yang bisa di nikmati para wisatawan lokal ataupun wisatawan luar, mudah terjangkau di masyarakat.

Baca Juga  Peringati Hari Sumpah Pemuda, Taruna Akpol Riau Gelar Bhakti Sosial.

” Seperti halnya yang di kenalkan Oleh kang kabayan muda ( Faiz ), yang juga di damping Nyi Iteung ( Vita ) dari Stand ” Apik Uncang”. Salah satu desa wisata di Leubakmuncang kabupaten Bandung, yang kaya akan potensi alamnya. Salah satu karya yang menarik adalah Alat Musik dari Bambu. Yang di mainkan dalam notasi musik Da, Mi, Na, Ti, La , Da. Alat ini menurut kabayan kabupaten Bandung yaitu Faiz, bersejarah keberadaannya, dulu sering di gunakan melawan musuh saat penjajajahan, Alat dari bambu ini di fungsikan untuk membeladiri”, ujarnya pada awak media PWPM News seraya menyuruh  untuk mencoba membunyikannya.

Baca Juga  Ketua HIMATAMA Ucapkan Selamat Atas Terlantiknya HIMAKEBAL dan HIPEMATAN Periode 2020-2021

Sementara itu Destira yang merupakan salah satu Mahasiswi STT Telkom Buahbatu yang juga berada di stand Apik Uncang. Menyampaikan terimakasihnya atas kedatangan awak media PWPM News dan juga memperkenalkan rekan rekannya di stand Apik Uncang.

“Selain Alat Musik, banyak kreasi lain sebagai hiasan, dan beberapa minuman yang beraroma rasa dari kopi. Berbagai keunikan yang di perkenalkan ciri khas desa yang bisa di kunjungi wisatawan ke daerah-daerah yang kaya dengan ciri khasnya”. Papar Destira.

Baca Juga  KABAR DUKA CAWAGUB BENGKULU NO URUT 1 MENINGAL DUNIA.

” Selain Stand Apik Uncang dari kabupaten Bandung, di hiasi juga dengan Stand lainnya dari berbagai desa di Prov Jabar, yang tergabung dalam URBAN VILLAGE, di antaranya  Stand Festival  Al Cisande, Geratu, Arta Laksana, Binar Cieburial, Mekar Wangunharja, Amba Gegesiku serta Nusaena Tajur yang masing masing memperkenalkan Ciri Khas daerahnya. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.