Koordinator Daerah FTA (KSBSI) Wilayah Provinsi Sumatera Utara Menyikapi Dengan Keras Aksi Tuntutan Karyawan PT. Wahana Graha Makmur

oleh

JURNALPOLRI.COM, SIANTAR – Dengan Aksi unjuk rasa ( Demo ) buruh PT. WGM ( Wahana Graha Makmur ) mendatangi kantor unit pelaksana tekhnis ( UPT ) Pengawasan Wilayah III, Dinas Tenaga Kerja ( Disnaker ) Provinsi Sumatera Utara di jalan Adam Malik, kota Pematangsiantar, Jumat ( 11/03/2022 ) hingga kekurangan gaji mereka dibayarkan.

Sehari sebelumnya para karyawan yang sebagian besar kaum perempuan mendatangi kantor Dinas Tenaga kerja Provinsi Sumatera Utara wilayah III, dengan membawa anak-anaknya. Mereka begitu histeris ketika didatangi kapolres Pematangsiantar AKBP. Boy Sutan Binanga Siregar, S.H,M.H.

Para karyawan menyampaikan rasa kekecewaan mereka kepada Boy atas sikap perusahaan yang belum membayarkan kekurangan upah selama lebih kurang 2 tahun.

“Pengusaha PT. Wahana Graha Makmur ( WGM ) tidak berperikemanusian, kekurangan upah yang sudah ditetapkan Dinas Tenaga Kerja Sumatera Utara, belum dibayarkan sampai sekarang, kami mohon keadilan Pak Kapolres,” ujar seorang ibu sambil menangis.

Baca Juga  Identifikasi Mayat Mr.X Yang Ditemukan Di Tepi Pantai Penurun Desa Muntai Barat, Bantan-Bengkalis

Selanjutnya, karyawan lainnya Risda Berutu mengatakan aksi menginap di kantor Dinas Tenaga Kerja Provinsi Sumatera Utara di Pematangsiantar akan kami lakukan hingga pihak perusahaan membayarkan kekurangan gaji yang sudah ditetapkan.

“Apabila Perusahaan tidak membayarkan kekurangan upah yang merupakan hak karyawan, kami akan lakukan aksi menginap disini,” ucap Risda.

Kepala UPT Dinas Tenaga Kerja Provinsi Sumut wilayah III, Bangun N. Hutagalung, S.H mengatakan Pihaknya sudah mengirimkan dua (2) kali surat atau nota pemeriksaan kepada pihak PT. WGM di kabupaten Dairi ( Sidikalang ), untuk membayarkan kekurangan upah karyawan.

Baca Juga  Pemkot Bersama Polres Metro Dan Kodim 0411/LT Sepakati Upaya Antisipasi Pencegahan Covid 19

Dia menambahkan, kekurangan gaji 180 karyawan yang digaji tidak sesuai dengan UMP, selama lebih kurang 2 tahun totalnya mencapai Rp. 2,7 miliyar.

Ketika crew awak media ini memcoba menghubungi Kordinator daerah Federasi transportasi dan angkutan ( Konpederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia ) wilayah Provinsi Sumatera Utara, terkait aksi tuntutan karyawan PT. Wahana Graha Makmur yang berunjuk rasa ( Demo ) di kantor Dinas Tenaga Kerja Wilayah III, Pematangsiantar mengatakan apa yang dialami rekan-rekan kaum buruh PT. WGM yang berada dikabupaten Dairi tersebut, saya selaku kordinator daerah Federasi transportasi industri umum dan Angkutan Konpederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia ( Korda FTA KSBSI SUMUT ) ” Sangat mengutuk keras apa yang sudah dilakukan PT. WGM terhadap buruhnya, saya berharap agar secepatnya Bapak Gubernur Sumut memerintahkan kadisnaker Provinsi Sumut untuk turun langsung ke PT. Wahana Graha Makmur tersebut dan meminta Bapak kapoldasu agar tetap mengawal persoalan ini sampai selesai, ini persoalan perut sejengkal kemana pun ditempuh rekan-rekan buruh yang sudah terzolimi, hak-haknya telah dirampas,” ujar Edy

Baca Juga  Kapolsek Bonai Darussalam Pimpin Penanaman Bibit Ikan Gurami Dan Jahe Di Taman Ketahanan Pangan Polsek Bonai Darussalam

Edy, S. Harahap menambahkan jika perusahaan tidak juga menanggapi masalah pembayaran kekurangan upah kepada karyawan, bisa dikenakan sanksi pidana dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara, sesuai dengan Undang-undang ketenaga kerjaan yang telah ditetapkan Pemerintah indonesia.

By.S.E RENTO SIMORANGKIR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.