Kurang Dari 24 jam, Unit Reskrim Polsek Lengkong Polrestabes Bandung Berhasil Ungkap Dan Tangkap Pelaku Pembunuhan Seorang Wanita

oleh

Jurnalpolri.com-Bandung-Hanya berselang lima jam, Unit Reserse Kriminal Polsek Lengkong dan tim Jatanras Satreskrim Polrestabes Bandung berhasil membekuk HS alias H pelaku pembunuhan terhadap AN alias AY.

HSbdiamankan tim gabungan, di kawasan Alun-alun Kota Bandung, saat tengah berencana melarikan diri.

“Dalam waktu kurang dari 24 jam, pelaku berhasil kita amankan,” kata Kasatreskrim Polrestabes Bandung AKBP Galih Indra Giri, saat ungkap kasus, Selasa (4/2/2020).

Galih menuturkan, AN alias AY (perempuan) ditemukan tewas di salah satu hotel yang berada di Jalan Pangarang, Kota Bandung, pada Senin (27/1/2020). Saat ditemukan pertama kali oleh karyawan hotel, kondisi mulut korban disumpal kain dengan posisi terlentang.

Baca Juga  Giat Kapolsek Pangkalan Polres Karawang Cegah Penyebaran Virus Covid-19

Polisi yang mendapat laporan, langsung mendatangi lokasi kejadian dan melakukan olah tempat kejadian. Kemudian, berbekal keterangan saksi dan cctv, polisi melakukan penyisiran di lokasi sekitar kejadian.

Saat itu, petugas mendapati ada orang yang mirip pada rekaman cctv. Petugas pun langsung mengamankan pelaku, tanpa ada perlawanan sedikitpun. Pelaku juga mengaku telah menghabisi korban.

Baca Juga  Penindakan Pelanggaran Lalulintas Knalpot Bising Oleh Jajaran Lantas Polsek Andir

Ketika dimintai keterangan oleh penyidik, diketahui pelaku ini sakit hati karena omongan korban. Kemudian pelaku menghabisi korban dengan cara menyumpal mulut korban dan mencekiknya hingga tewas.

“Jadi korban merupakan teman tidur pelaku, usai berhubungan di hotel tersebut korban minta bayaran namun hanya di bayar setengahnya. Kemudian korban berbicara kasar terhadap pelaku, karena tak terima korban lalu di habisi,” ucap dia.

Baca Juga  Perkuat E-KYC dan Identitas Digital, Dukcapil Gandeng Platform Bersama Berikan Layanan secara Gratis

Sejumlah barang bukti diantaranya pakaian milik korban dan pelaku diamankan polisi sebagai barang bukti. Polisi sangkakan kepada pelaku dengan pasal 351 ayat 3 jo 338 KUHPidana, dengan ancaman penjara paling singkat 5 tahun penjara.

“Pelaku juga merupakan residivis dengan kasus pengeroyokan dan penganiayaan,” katanya. (Bram)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.