Polres Malang Raih Penghargaan dari TRC Komnas Perlindungan Perempuan dan Anak

oleh

JURNALPOLRI.COM – POLRES MALANG – Kapolres Malang AKBP R. Bagoes Wibisono beserta jajaran Satuan Reserse Kriminal Polres Malang berhasil meraih penghargaan dari Tim Reaksi Cepat (TRC) Komnas Perlindungan Perempuan dan Anak Indonesia (PPAI).

Penghargaan ini didapatkan atas dedikasi dan kerja keras terbaik dalam penegakan hukum dan penanganan perkara tindak pidana perlindungan perempuan dan anak di wilayah kabupaten Malang.

Pengharagaan ini diberikan langsung oleh Jeny Claudia Lumowa sebagai Ketua tim reaksi cepat perlindungan perempuan dan anak Indonesia (TRC PPAI) di gedung Sanika Satyawada Mapolres Malang. Ada delapan anggota Polres Malang yang memperoleh penghargaan.

Selain Kapolres, Wakapolres dan Kasat Reskrim Polres Malang, ada empat anggota Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Satreskrim dan seorang Bhabinkamtibmas dari Polsek Jabung. Rabu (4/10/21)

“Ini menjadi kebanggaan bagi kami mendapat penghargaan dari tim reaksi cepat komnas perlindungan anak dan perempuan, semoga ini dapat menjadi motivasi bagi personel kami untuk bekerja lebih baik lagi, khususnya dalam memberikan pelayanan kepada perempuan dan anak,” ungkap Kapolres Malang AKBP R. Bagoes Wibisono saat memimpin acara penyerahan penghargaan.

Baca Juga  Forkopimka Kecamatan Krian Berhasil Menindak Ratusan Warga Yang Melanggar PPKM Darurat

Disampaikan pula oleh Kapolres Malang bahwa di wilayah hukum Polres Malang terdapat tiga puluh kecamatan, dengan berbagai macam karakteristik budaya dan kultur masyarakat. Serta geografis yang bermacam-macam. Dengan karakteristik tersebut menjadikan suatu tantangan bagi Polres Malang, termasuk juga bagi para polwan yang menjadi anggota Bhabinkamtibmas.

“Wilayah kabupaten Malang terdapat tiga puluh tiga kecamatan, namun yang tiga kecamatan yaitu kecamatan Pujon, Ngantang dan Kasembon ikut wilayah hukum Polres Batu. Untuk yang tiga puluh kecamatan ikut wilayah hukum Polres Malang,” terang AKBP Bagoes.

AKBP Bagoes juga menjelaskan, Bahwa ada juga beberapa polwan Polres Malang yang menjadi Bhabinkamtibmas. Tentunya hal ini akan sangat efektif dalam menjalin komunikasi dan penanangan perkara perempuan dan anak.

Baca Juga  Bhabinkamtibmas Cipadung Wetan Polsek Panyileukan Pantau Penyaluran Bantuan Beras PKH dari Kemensos RI

“Beberapa anggota polwan yang merupakan Bhabinkamtibmas selain memberikan pelayanan kepada masyarakat, mereka juga bertugas untuk memelihara kamtibmas. Termasuk didalamnya ada masyarakat kalangan perempuan dan anak yang dilayani,” jelasnya.

Bagoes juga menegaskan, Kasat Reskrim Polres Malang Bersama dengan anggotanya akan terus memaksimalkan penanganan perkara kasus kekerasan perempuan dan anak. Agar pelayanan kami (Polres Malang) lebih maksimal.

“Kasat Reskrim akan segera menyelesaikan permasalahan perlindungan perempuan dan anak secara maksimal, sehingga kepercayaan masyarakat kepada Polres Malang akan meningkat,” ungkap AKBP Bagoes Wibisono.

Sementara itu Koordinator Nasional Tim Reaksi Cepat (TRC Pusat) Perlindungan Perempuan dan Anak Indonesia, Jeni Claudia Lumowa menjelaskan alasan terkait pemberian penghargaan kepada Polres Malang.

“Kami memiliki tim investigasi di dua puluh dua provinsi, selain itu kami juga dibantu oleh wartawan yang memberikan informasi kepada kami tentang pihak-pihak yang cepat dan baik dalam menangani aduan dan laporan masyarakat terkait kekerasan terhadap perempuan dan anak,” ucap Jeni Claudia Lumowa saat memberikan sambutan dalam acara pemberian penghargaan di Mapolres Malang.

Baca Juga  Patroli Antisipasi Covid 19 Polsek Cimahi Selatan Monitoring Kegiatan Masyarakat

Selain itu, penghargaan ini dimaksudkan juga sebagai penyemangat anggota Polri khususnya unit PPA Polres Malang agar lebih meningkatkan lagi dalam memberantas tindak pidana perlindungan perempuan dan anak.

“Saya berterimakasih kepada bapak Kapolres dan juga kepada para penyidik unit PPA yang telah mengabdi kepada masyarakat dengan tak kenal lelah, khususnya dalam menangani perkara kekerasan terhadap perempuan dan anak,” ungkap koordinator Nasional TRC Pusat yang biasa dipanggil Ibu Naomi.

Ditambahkan oleh Naomi, bahwa para Bhabinkamtibmas adalah ujung tombak dalam menangani permasalahan di masyarakat. Yang selalu memberikan solusi dalam setiap permasalahan.

“Bhabinkamtibmas merupakan ujung tombak di masyarakat, dimana ‘win win solution’ permasalahan masyarakat ada pada Bhabinkamtibmas. Kami berikan penghargaan yang tertinggi kepada Bhabinkamtibmas,” tutupnya.

Reporter : kaperwil jatim / tim
Sumber : Humas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.